
Blitar, (tvOne)
Unjuk rasa menuntut penutupan tambang pasir besi di Blitar, Jawa Timur, Kamis (2/2) berlangsung ricuh. Massa bentrok dan terlibat adu pukul dengan polisi.
Kericuhan terjadi saat pendemo mendobrak pagar masuk ke halaman DPRD Kabupaten Blitar. Massa juga membakar replika kantor DPRD sebagai aksi protes memihaknya anggota DPRD kepada pengusaha.
Unjuk rasa gabungan aktivis lingkungan dan warga itu meminta Pemkab Blitar untuk segera mencabut izin dan menutup tambang pasir besi di Kawasan Pantai Jolosutro. Pasalnya, dampak dari eksploitasi tambang tersebut rusaknya kawasan Pantai Jolosutro yang seharusnya menjadi kawasan wisata dan nelayan.