
Cirebon, (tvOne).
Oknum anggota polisi tersangka penembakan senjata api untuk membubarkan kelompok Obrog yang tengah membangunkan sahur di Cirebon, Jawa Barat mengaku dalam pengaruh minuman keras saat menembakkan senjatanya.
Awalnya Sahidin Jaenudin mengaku bahwa senjata api yang ia gunakan dalam kondisi rusak. Padahal, dalam setiap pemeriksaan regular pelaku tak pernah melaporkan kepada pimpinan maupun bagian logistik Polres Cirebon.